11
Oc
Panduan Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
11.10.2017 05:22


Ketika menyaksikan pertentangan sepakbola di layar kristal kita kerap disajikan kampanye tebak skor yang dikerjakan para juru. Walau menarik, saya gak percaya memotong skor merupakan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu bukan perlu dianggap serius sebab tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Berbeda dengan menebak siapa menjimbit yang akan menang -- atau jika pertandingan bakal berakhir dengan seri. Menebas seperti itu reguler saja dikerjakan, walau saat akhirnya bola itu bundar sehingga pemenang pun kerap kali lengah diprediksi. Apa sebab? Karena siap tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini hamba akan bagikan beberapa tips membuat bayangan yang jitu. Bukan berisi saya tetap benar pada memprediksi satu buah pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan terbatas berbangga (sediiiikit saja) beta memiliki rekor kebenaran prediksi yang sedang tinggi: pukul rata 3 atas 4 perkiraan saya cocok kenyataan.

2 bulan pra terjadi, abdi memprediksi mau terjadi All German kesimpulan di Permufakatan Champions. Pada final, tergolong di depan ribuan warga Surabaya yang memadati sebuah kegiatan nonton membarengkan, saya menenung Bayern Munich akan meruntuhkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemenangan. Sebelum ini saya juga meyakini jika Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Final, saya mengira Belanda bakal mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan di sini adalah; antisipasi bisa benar bisa cela, tapi yang penting 1 buah prediksi mutlak harus memiliki dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka sisi keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap selalu tidak siap diprediksi berdasar pada 100%, makin prediksi mengenai skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi naik tajam.

Saya ajak Dikau untuk mengkritik beberapa antisipasi terakhir aku guna menguraikan beberapa kepercayaan penting yang saya serius akan bernilai bagi Anda saat mengira memprediksi sayembara.

Di antara prediksi yang saya sebut pada atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali hal mistar gawang Atletico]. Meski pun demikian tersedia logika di belakang dugaan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Tumpuan masa mewartakan ketidakrukunan tokoh Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Daripada media aneh saya memperoleh kabar jika Ronaldo serta Mourinho juga tidak sesuai (berita hal hal itu baru tampak di Nusantara beberapa zaman lalu). Guna pelatih beta paham sah arti kesejahteraan tim dalam dan di luar lokasi dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang padahal on fire, yang memproduksi saya deging memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips antisipasi 1: Pertimbangkan suasana di tim, terutama saat sebuah turnamen berjalan di mana pemain pantas terus rapi tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat perbandingan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Ketika pertandingan perhubungan kualitas sela panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semua elemen kru lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menetapkanmengukuhkan, menjadikan, walau kekuatan keseluruhan menyunggi juga mesti dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Indonesia saya melawan hati nurani. Secara subjektif hamba membela Indonesia tentunya. Namun, saat memakai kacamata dinamakan objektivitas, kita semua wajar setuju bahwa Belanda tersendiri di atas Indonesia. Dan kemudian mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mendorong? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia akan bermain maksimum gairah, sehingga akan dapat mereduksi pertarungan kualitas. Oleh sebab itu, skor sedikit atau raksasa bisa selalu diprediksi dengan sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips dugaan 3: Hindari membela sebuah tim ketika membuat bayangan. Kita mahir selalu berjanji tim tajuk mahkota kita unggul, tapi ketika membuat prediksi tentu mantik harus diutamakan di buat fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat menduga di sebuah media masa tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi wijaya terakhir bengawan. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund berlandaskan fakta-fakta itu. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan memang benar memilikinya, namun gak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan keaslian yang lain ialah salah satu kaca dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan sedang menjadi landasan membuat sebuah prediksi sayembara.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern juga dimunculkan muncul bertahun-tahun kincit. Karena cerita statistik Dortmund memang semarak saat melawan Bayern, penuh yang lantas menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini mengecoh. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik prolog musim pun tidak dapat dengan rambang menjadi tolok ukur. Perkembangan ke-2 tim mulai pertemuan final perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan jurang kedua menyunggi yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini saja.

Karena dugaan saya sering saya munculkan di twitter (@coachtimo), besar pihak minta saya meneroka berbagai festival lainnya. Mayoritas saya abaikan atau beta tolak secara alasan luka paham mengenai kekuatan kedua tim. Tanda saya ini senafas secara tips prediksi berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi petunjuk dan wawasan yang elok mengenai menyunggi atau persatuan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari memproduksi prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil jadi pakar mengenai semua perhubungan yang ada. Akui selalu.

Tips perkiraan 7: Aku juga bukan seharusnya meneroka setiap sayembara. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua tim menurut Dikau 50-50. Kalau sudah amat tahan pribadi, hindari mendesak diri memproduksi prediksi. Judi Bola Beserta demikian prosentase kejituan prediksi anda bakal meningkat.

Masih banyak usulan lainnya yang bisa serta patut dipakai dalam menciptakan sebuah dugaan yang terhormat. Karena keterbatasan tempat saya berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kejujuran prediksi ini. Sebuah prediksi yang berkualitas, baik sah maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!